Di Suatu Tempat Bernama “Sembalun”

Tuhan begitu adil dalam menciptakan sesuatu. Seperti ada kopi yang pahit maka akan ada gula yang manis, dari perpaduan itu akan menciptakan suatu rasa yang luar biasa. Begitu juga dengan alam, Ada pantai yang terik, maka akan ada pegunungan yang sejuk sebagai penyeimbangnya. Mungkin itu yang dimaksud dengan Yin dan Yang yaitu konsep dalam filosofi Tionghoa yang biasanya digunakan untuk mendeskripsikan sifat kekuatan yang saling berhubungan dan berlawanan di dunia ini dan bagaimana mereka saling membangun satu sama lain.

Dalam perjalanan kami ke Lombok tahun lalu, kami menyusuri jalanan di pinggiran laut yang terbentang luas. Hembusan angin laut yang mengandung garam, lembab namun menyejukkan. Hingga lama kelamaan laut pun jauh tertinggal, kami mulai melewati jalanan yang menanjak, memasuki jalanan yang sepi… sayup-sayup suara khas binatang hutan pun terdengar, udara mulai berganti dengan aroma yang menyegarkan paru-paru. Suara kendaraan pun mulai jarang terdengar, hanya sesekali berpapasan dengan kendaraan penduduk setempat yang pulang dari sawah dan ladang mereka dengan sekarung rumput.
Ah, pasti kambing & sapi mereka kegirangan melihat tuannya datang membawa rumput segar, pikirku.

Motor kami pun terus melaju, tidak terlalu kencang, kami ingin menikmati suasana ini. Tatapan-tatapan ramah penduduk sekitar, tawa anak-anak yang sedang bermain, udara sejuk yang perlahan-lahan mengubah lelah kami menjadi senyuman. Maklum perjalanan kami semalam dari Denpasar hingga akhirnya terombang ambing berjam-jam di lautan sukses membuat kami sedikit loyo.

Yosh… Sampailah kita di sini, inilah Desa Sembalun. Surga terpencil di kaki gunung Rinjani.
Sembalun adalah sebuah kecamatan di kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
Sembalun berada di ketinggian 800 – 1.250 mdpl maka tak heran jika udara disini sejuk.

Desa ini benar-benar seperti surga, dikelilingi dengan pegunungan yang sangat epic, sepanjang mata memandang “Hijau”. Nampak Gunung Rinjani berdiri kokoh menjulang… menembus awan. Kabut tipis membuat suasana semakin syahdu. Karena pada saat kami sampai disana hari sudah cukup sore, lelah kami sepanjang perjalanan berubah menjadi suatu kekaguman terhadap alam yang luar biasa indah.
Kami benar-benar betah berada disini, seperti kampung halaman. Tenang… nyaman… damai… inilah kehidupan pedesaan yang menjadi idaman :).

Sore itu kami menyempatkan diri untuk mencicipi kopi khas Sembalun bersama  dengan salah satu penduduk dan obrolan kami tentang asal usul desa Sembalun ini sangatlah menarik.
Jadi Sembalun ini adalah desa tertua di kaki gunung Rinjani.
SEMBALUN yang berasal dari bahasa jawa kuno yang terdiri dari dua kata yakni kata “SEMBAH” dan “ULUN”. Kata Sembah mengandung makna menyembah, menyerah diri, mematuhi, atau bisa juga dimaknai taat. dan Ulun , dari kata dasar Ulu yang berarti kepala, atas, atasan, atau pemimpin.

Makna lain yang terkandung dari kata sembahulun adalah ” orang sembalun berkewajiban untuk menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta dan pemelihara alam dan manusia wajib menaati segala ketentuan ketentuan dan kepercayaan yang di anut, setiap orang sembahulun wajib menaati dan mematuhi pemimpin pemimpinnya, bahwa setiap orang sembahulun mempunyai kewajiban untuk selalu taat kepada adat leluhurnya selain taat kepada Yang Maha Esa dan kepada Pemimpinnya “.

Sayangnya kami hanya sebentar berada disana, bermalam di kaki gunung Rinjani dan menyaksikan matahari terbit dari Bukit Selong membuat kami benar-benar takjub akan ciptaan Tuhan yang sangat mengagumkan, ibarat lukisan hidup begitulah mata kami menyaksikan segala keindahan alam yang Tuhan suguhkan kepada kami.

Semoga dilain kesempatan kami dapat berkunjung kesana lagi 🙂


 

Bila kamu belum pernah terdampar di lembah yang rimbun, maka kamu belum pernah tahu semegah apa bumi yang kamu injak ini. 

 

Advertisements

IT’S NOT ABOUT THE DESTINATION, IT’S ABOUT RIDE !

Bentang alam Indonesia itu begitu indah dan berlimpah gan, bahkan seluruh duniapun mengakuinya.
kita tak akan pernah kehabisan tempat untuk traveling. Ada saja tempat seru yang bisa kita kunjungi.
Kebetulan ane & si doi sama-sama gak betah berada di rumah, jadi seringkali ane membuat bucket list tempat-tempat yang ingin ane kunjungi. Dan kemudian barulah kita membuat Itenerary lengkapnya.
Salah satu hal yang membuat kita excited adalah karena perjalanan ini sepenuhnya menggunakan motor…. yeay… !

Tapi pasti bakalan ribet dan capek banget ya kalo traveling naek motor???
kenyataanya gak seribet itu kok, berikut ini alasan-alasan kenapa ane & si doi lebih suka traveling dengan motor  :

1. Lebih Hemat

Yups pastinya…. Ini adalah alasan paling utama jika bepergian, BUDGET. Kalau agan traveling jangan cuma modal nekat ya…. modal dana adalah yang utama sangat perlu dipersiapkan. Sebelum bepergian buatlah catatan kecil berisi anggaran apa saja yang nanti akan dikeluarkan, misalnya untuk biaya menginap, bensin, dan makan.
Nah, dengan menggunakan Motor hanya akan mengeluarkan biaya BBM saja bukan…. selain itu untuk biaya penyeberangan dengan kapal ferry untuk motor juga relatif murah.

2. Lebih Flexibel dan Accessible

Jika diperhatikan, beberapa tempat menarik di Indonesia berada di lokasi yang lumayan mblusuk dan sulit diakses dengan kendaraan. Kalaupun bisa, harus menggunakan kendaraan khusus dan akan sangat menguntungkan jika menjelajahinya dengan menggunakan sepeda motor. Bukannya apa-apa, body sepeda motor yang relatif kecil dibandingkan mobil cenderung membuatnya lebih fleksibel dan bisa mencapai tempat-tempat yang lokasinya kurang accessible.

Karena body nya yang tidak terlalu memakan ruang, sepeda motor juga lebih fleksibel dibandingkan mobil. Misal untuk urusan parkir. Memarkir motor jauh lebih gampang dibandingkan memarkir mobil, tentu saja.

Kadang, saat berniat mengunjungi sebuah tempat tertentu, kita akan melewati sebuah tempat menarik dengan pemandangan yang sangat Instagramable. Naik motor memungkinkan kita untuk berhenti sejenak dan mengambil beberapa foto. Emang kalau naik mobil tidak bisa berhenti? Bisa. Tapi harus mencari tempat parkir terlebih dahulu. Ya kalau ada, kalau tidak?

Sebagian besar tempat-tempat menarik di Indonesia berupa alam. Dan tak jarang lokasi tempat-tempat menarik tersebut tidak gampang diakses menggunakan kendaraan bermotor, Apalagi mobil.
karena kondisi jalan yang sempit, berbatu dan tak jarang juga berlubang – lubang yang terkadang juga tanjakan tinggi. diDisini, pengguna sepeda motor boleh berbangga 😉

 

DCIM101DRIFT

Mblusuk di jalanan yang rusak pun hajaaar !

 

DCIM101DRIFT

Bisa masuk-masuk ke jembatan kecil

 

p_20160309_151231

Kalo ada view bagus bisa melipir dulu buat foto-foto

 

3. Banyak Menemukan Hal-hal yang Tak Terduga Ketika di Jalan

Serunya lagi kalau traveling dengan motor itu bakalan menemukan hal-hal tak terduga selama di jalan, entah itu pengendara lain yang tidak berhati-hati, Ibu-ibu yang nyelonong, tersesat di jalan, dan mendapatkan view emejing yang belum pernah kita lihat sebelumnya dan kejadian-kejadian seru lainya yang membuat kita merasa tidak pernah bosan dan mendapatkan pengalaman-pengalaman serta teman-teman baru yang akan agan dapatkan selama diperjalanan.

DCIM102DRIFT

Ringin Contong, Landmark Kota Jombang

 

DCIM102DRIFT

“Tulisan di belakang truck” menghibur anda di jalan raya 😀

 

p_20160309_155617-1

Menemukan tempat baru, “PLTA Pacitan”

 

DCIM102DRIFT

Ketemu boncenger laen….. embeeeeek……

 

screenshot_2017-01-25-11-18-31_1_1

“Empty Road” ditengah-tengah tebing batu kapur

 

screenshot_2017-01-25-11-18-04_1

Melihat keindahan bukit-bukit lucu seperti Bukit Teletubies

 

Nah, untuk agan yang tertarik melakukan traveling dengan cara Bikepacking ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalananmu tetap aman & nyaman :

1.       Pastikan motormu dalam kondisi prima.
Sebagus apapun kondisi sepeda motor kamu, pastikan untuk di maintenance dulu, untuk menghindari mogok di tengah perjalanan. Bawa ke bengkel sebelum ber – bikepacking, sekedar mengganti oli, setting ulang rem atau cek tekanan udara pada roda akan sangat berguna.
p_20160309_041425
2.       Keep Safety Riding.
Keselamatan itu nomor wahid, jangan lupa memakai helm standar, jaket, protector, sarung tangan, masker dan jangan lupa memakai sepatu khusus touring.  Selain itu pastikan STNK dan SIM yang lengkap. Dan yang tak kalah penting jangan lupa untuk membawa jas hujan walau tidak dalam musim hujan.
file_000
3.       Bawa obat-obatan.
Selain memastikan diri kita dalam kondisi fit, tetap jangan lupa untuk membawa obat-obatan seperti minyak kayu putih, obat merah, tisu, kapas, koyo, obat diare, obat flu, dan tolak angin.
4.       Jangan terlalu banyak bawaan.
Ingat kita travelling naik motor jadi bawalah peralatan yang memang benar-benar penting dan dibutuhkan. Sebaiknya pakailah box yang khusus untuk motor karena akan lebih fleksibel dan rapi ketika membawa barang-barangmu.
14642260_10202400696216914_2654845682912869699_n

 Adventure = Hal yang membuat seseorang kembali “Hidup”!

Jogja Istimewa Siapa Saja Pasti Suka

Jogja…. Jogja…. Jogja…. !!!!

Excited banget pasti kalau udah denger namanya…..
Udah pasti kebayang tempat-tempat keren, makanan murmernak, dan Jogja itu feel like home men…  karena keramah tamahan masyarakatnya.

Eeeets… tapi cuma punya waktu 3 hari aja ne stay di Jogjanya, hmmmm….. Enaknya kemana aja yak???

Ane & si doi punya rekomendasi tempat-tempat keren yang wajib dikunjungi kalo lagi ada di Jogja ne gan….

  1. Gunung Merapi

Yup… Gunung Merapi adalah gunung yang sangat aktif, tercatat sudah 68 kali meletus dan letusan terakhir tahun 2014. Ketinggianya adalah 2968 MDPL ini terlihat sangat kokoh dan mistis. Hal inilah yang membuat kita tertarik untuk melihatnya lebih dekat.
Perjalanan kami tempuh dari Malioboro – Kaliadem kaki Gunung Merapi sekitar 1.5 jam.
Sangat disarankan agar sampai sini sebelum jam 12, karena kalau diatas jam 12 hujan akan turun…
Eh, pas banget waktu itu baru sampai langsung hujan deras. Jadilah kita berteduh dulu nunggu hujan reda…. Tapi sebenarnya ini merupakan salah satu kendala besar buat traveller… karena jika hujan turun otomatis gak bisa menikmai tempat wisata tersebut, mau berfoto juga gak bisa… udah jauh jauh dateng tapi gak dapat apa-apa….
That’s why we suggest you to come earlier not more than 12 PM !

 Ketika Cuaca tidak mendukung

Cuaca tidak mendukung

Namun perjalanan di sekitar Kaliadem ini luar biasa rusak & berbatu, tidak cocok sama sekali untuk jenis motor matic seperti Nmax, rasanya body motor kayak mau lepas dari rodanya 😀 . Yang paling tepat adalah kendaraan sejenis KLX atau Jeep. Jangan khawatir gan, sebenarnya di wisata Gunung Merapi ini banyak disediakan paket-paket wisata dengan menyewa jeep untuk berkeliling dengan harga paling murah Rp 300.000 untuk 4 – 5 orang penumpang.  Dengan harga sewa segitu, kita akan dibawa berkeliling selama kurang-lebih 1 hingga 1,5 jam mengunjungi 3 titik di Gunung Merapi. Sebenarnya cuaca masih belum bersahabat, tapi karena sudah cukup lama menunggu akhirnya kita maksa tetep jalan pakai jas hujan untuk menuju ke…..

“Omahku… Memoriku…”

p_20160307_151934

Desa yang terkena dampak semburan wedus gembel Gunung Merapi

p_20160307_141531

p_20160307_142344

p_20160307_141134

p_20160307_141329

p_20160307_142146

 

Omahku Memoriku adalah sebuah rumah yang didedikasikan menjadi museum erupsi Merapi 2010.  Di sini terpajang aneka memorabilia korban Merapi yang dikumpulkan dari berbagai tempat di sekitar kawasan.  Ada motor yang sudah tinggal rangkanya saja, ada tulang sapi, furnitur, perkakas rumah tangga, dll.  Bahkan rumah itu sendiri sudah menunjukkan pada kita seperti apa dahsyatnya erupsi Merapi.

Entah kenapa saat melihat semua benda – benda dampak ini seketika ane menitikkan air mata, seakan ane bisa ngerasain betapa dahsyatnya semburan awan panas di saat kejadian itu, dalam hati ane berdoa untuk semua korban dan semoga tidak ada bencana serupa di kemudian hari :'(.

Ane juga salut banget sama si pengelola tempat ini yaitu mas Anto & Mbak Mawar (sebut saja begitu, maaf ane lupa namanya) serta warga sekitar kaki Gunung Merapi mereka bangkit dari kesedihan dan trauma mendalam akibat bencana tersebut dan mulai mengelola serta mengumpulkan semua barang – barang mereka untuk dijadikan museum seperti ini, hal ini bisa jadi bahan introspeksi buat kita juga agar selalu mengingat kebesaran-Nya, dan agar kita selalu menjaga alam sekitar kita.

“Ketika harta benda sudah tak berarti apa-apa… yang tersisa hanyalah kenangan”
-Omahku Memoryku-

Lanjut ke tujuan berikutnya yaitu……

“Batu Alien”

Setelah ngobrol banyak dengan Mas Anto & Mbak Mawar kitapun di sarankan untuk mengunjungi Batu Alien, yang lokasinya tidak jauh dari Omahku Memoryku.
Saat menyusuri kawasan ini, seakan mejadi kampung mati. Sebab, rumah di sebelah jalanan kampung kini tak dihuni lagi. Semua runtuh tersapu dan tertimbun dengan material hasil erupsi Merapi.
Salah satu yang menarik dari penanda dahsyatnya erupsi pada 5 November 2010 lalu adalah munculnya bongkahan batu besar yang disebut warga sekitar dengan ‘batu alien’.
Mendengar sebutan batu itu, tak salah pertama kali langsung menarik pendengaran. Ya batu aneh sudah pastinya. Batu besar itu terletak tak jauh dari bibir jurang Kali Gendol.

download

jeepwisatamerapi.com

Sekilas memang hanya terlihat seperti batu biasa, tapi kalau diperhatikan lebih dalam makan akan terlihat seperti wajah manusia. Subhanallah…. ane gak bisa ngebayangin batu sebesar ini bisa melayang jauh ke tempat ini. Betapa dahsyatnya bencana yang terjadi Tahun 2010 lalu :'(.

2. Bukit Bintang

Tempat selanjutnya yang harus dikunjungi Ketika malam hari adalah Bukit Bintang yang terletak di Gunung Kidul, sekitar 1 jam dari Malioboro.

bukit-bintang-patuk-yogyakarta

photo by nj Beginilah penampakannya…..

Karena kamera hp kita gak mumpuni untuk mengcapture keindahanya, akhirnya ane comot dari blog lain yang keliatan lebih real hehehe….
Yup Bukit Bintang ini tidak seperti yang agan bayangkan seperti Bintang dilangit, Bukit Bintang yang ada di Jogja ini menampilkan keindahan kerlap kerlip lampu kota Jogja di malam hari alias Bintang yang ada di Bumi.
Suguhan keindahan ini benar-benar membuat hati damai gan…. entahlah ada perasaan tersendiri yang meluap dalam hati ini ketika melihat keindahan ini “Amazing” satu-satunya yang ane bisa ane ungkapkan (mendadak mellow). Cocok banget ne ngajak pasangan kesini biar tambah romantis gitu hehehe.
Dan untuk menikmati keindahan panorama Amazing ini lebih komplit lagi dengan adanya suguhan kopi panas dari warung-warung pinggir jalan yang ada di sepanjang jalan Gunung Kidul ini gan.

DCIM101DRIFT

 

3. Kalibiru

Tempat Wisata ini lagi ngehits banget di kalangan anak muda, terutama di instagram. Hal inilah yang membuat ane pengen banget kesini dan setiap hari merengek-rengek ke si doi agar dibawa ke tempat ini.
Kalibiru terletak di perbukitan menoreh Kulon Progo, yang berada diketinggian 450 MDPL. So, uda pasti ngebayangin keindahan dan sejuknya udara disana kan gan….
Yups, tempat ini emang super duper kereeen…..
Tempat wisata ini dilengkapi dengan gardu pandang, jalur trekking, camping ground, homestay dan fasilitas outbond. Ada beberapa gardu pandang dengan view yang menarik yang dapat kita capai dengan traking menyusuri jalan setapak. Dari gardu pandang ini bisa terlihat view perbukitan menoreh yang menghijau serta Waduk Sermo yang tampak kebiru-biruan.
So, jangan lupa ambil foto disana ya gan… biar bs di upload di instagram… hehehe

DCIM101DRIFT

Welcome to Kalibiru

DCIM101DRIFT

dsc_1263

 

4. Malioboro

Ini ne pusatnya oleh-oleh dan bertebaran makanan serta penginapan murah…. Disinilah tempatnya untuk berinteraksi dengan warga sekitar dan merasakan keramahtamahan masyarakat Jogja.

DCIM101DRIFT

Jl. Malioboro

Selfie ama gerobaknya :D

Selfie ama gerobaknya 😀

Sego Kucing RP. 2000an

Sego Kucing RP. 2000an

Siap narik di hari Senin

Siap narik di hari Senin

Seni khas di Jogja "Karawitan"

Seni khas di Jogja “Karawitan”

p_20160308_192554

DCIM101DRIFT

Titik nol kota Jogjakarta

 

5. Alun-alun Kidul

Ketika malam datang, Alun-alun Kidul adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.
Why ??? karena disini ada yang unik banget kalau malam hari, ada becak tapi gak seperti becak kebanyakan… tapi ada lampu warna warninya… meriah banget pokoknya suasanya.
Becak warna warni ini bisa disewa dengan merogoh kocek sekitar 30.000 sekali putaran.

mengayuh-odong-odong-atau-melewati-beringin-kembar-di-alun-alun-kidul-yogyakarta

20150504_200719

jalantraveller.blogspot.co.id

 

Di Jogja emang banyak banget tempat-tempat menarik yang menanti untuk di explore,
3 hari saja rasanya gak cukup untuk menikmati keindahannya.
Semoga nanti ada kesempatan lagi untuk menjelakahi kota istimewa ini 🙂

Nuansa Berkabut di Tawangmangu

Aaaaak aku butuh piknik….. !!!
Aku pengen menghirup udara segar, ke tempat yang sejuk & tenang…
rasanya paru-paru ini udah penuh banget sama asap polusi, tumpukan kerjaan, dan omelan si bos…. iya nyesek banget rasanya apalagi pas lihat teman-teman yang bisa piknik ke tempat-tempat keren.
Setelah membujuk rayu si doi, akhirnya Nyepi ini kita memutuskan untuk touring ke Jawa sekaligus mengunjungi orang tua 🙂

Touring kita kali ini sekaligus menghadiri acara gathering salah satu komunitas keren yang hobby touring sama photography, yaitu Ridetography.

Rute perjalanan kita kali ini bakalan estafet…. memang membutuhkan waktu yang agak lama, namun cukup efektif juga untuk menghemat tenaga sembari menikmati perjalanan kita. “It’s not about the destination, it’s about ride” (kata si doi).
dan yang tak kalah pentingnya kita hanya akan melakukan perjalanan di siang hari karena malam adalah waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi, selain itu juga karena faktor keamanan…. kebetulan perjalanan ini hanya kita berdua saja.

  • Day I : Perjalanan start dari Denpasar – Gilimanuk – Jombang

Jalur ini sudah biasa kita lalui, namun yang perlu diperhatikan adalah jalur ini tidak terlalu besar serta berkelok – kelok dan relatif padat dengan truck & bus. Karena banyak tikungan dan ada beberapa tanjakan jadilah banyak truck-truck yang mogok dan otomatis membuat jalanan macet. Tapi bersyukurlah karena menggunakan motor jadi  bisa nyelip-nyelip tetap lancaaarrr jayaaa…. !!!!!

15403016_10202661982748914_2104535447_n

Siap nyebrang… !!!!

p_20160304_082408Horreeey sampai juga di penyeberangan ….

Selama di kapal ferry sekitar 90 menit tidak akan pernah bosan… apalagi jika cuaca cerah, birunya laut…. awan-wan putih serta landscape dari gunung-gunung di Banyuwangi yang indah bakalan menghiburmu selema perjalanan.

Sampailah di pulau Jawa….. !!!!!!!
Entah kenapa rasanya seneng banget kalau sudah menginjakkan kaki di tanah ini… tanah jawa… tanah lahir beta… yeaaah….. !
Welll… jangan senang dulu guys karena perjalanan masih harus berlanjut sekitar 8 jam lagi, pfuiiihhhh….
what a long long journey… but we will create our great moment  😉
Jalur pantura merupakan jalur alternatif menuju kota Jombang, akan tetapi di jalur ini jalananya lumayan parah… berlubang, dan bergelombang di sekitar jalan Situbondo – Probolinggo…..
Yang belum pernah ngerasain surfing di laut jangan khawatir, lewati saja jalur ini, Amboi…. !!!!
mantap beneerrr berasa surfing ditengah ombak…. yang mana motor jadi papan surfingnya saking bergelombangnya jalan ini 😀
Ada insiden yang cukup konyol ketika ane melewati jalanan ini….
bagaimana bisa helm ane dengan  tiba-tiba terlepas dari kepala ane dan terguling-guling di tengah jalan raya….
Ya Tuhan….. untung itu bukan kepala ane, cuma helm… iya cuma helm yang jadinya malah lecet-lecet dan ada pecah dibagian kacanya alahasil tidak bisa dibuka tutup… Hikz 😥
and finally…. sampailah juga di Jombang kota kecil yang mungkin tidak kelihatan di peta ini adalah kota yang teramat sangat ane rindukan…. Emaak…. Bapaaak…. anakmu pulaaang :’)

  • Day II Jombang (jatim) – Tawangmangu (jateng)
p_20160305_054403

Getuk Lindri & Kopi item khas buatan Emak

Syukur alhamdulillah… istirahat semalam membuat energi kita pulih kembali….
betapa senangnya kalau berada di rumah sangat dimanjakan oleh Emak & Bapak… pagi-pagi udah dibangunkan dengan beginian 😉

Perjalanan masih berlanjut…..
Setelah berpamitan dan minta doa restu orang tua, ane & si doi pun kembali melanjutkan perjalanan.
Ternyata jalur Perak – Madiun tak ada bedanya sama jalur yang kita lalui kemarin…. BERGELOMBANG !!!!
punggung ane sampai remuk rasanya karena harus berhadapan dengan box belakang… arggghhhhh harus bertahan 3 jam lagi ne……
Yup, tujuan kita adalah Telaga Sarangan yang ada di Magetan, yang terkenal sangat indah dan sejuk…. kalau ngebayangin apa yang bakalan kita dapetin itu rasa penat jadi terlupa yak :’) begitulah cara kita mengatasi kepenatan selama perjalanan.

WELCOME TO TELAGA SARANGAN

fb_img_1457830742137

Baru masuk uda langsung disambut oleh si penunggu telaga

 

12800212_10201522341258589_8614397609011539160_n

Makan Sate Kelinci dulu…. mengobati perut-perut yang keroncongan *Gak tega lho sebenarnya* 😦

Telaga Sarangan adalah obyek wisata andalan Kabupaten Magetan. Telaga alami ini berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut dan terletak di lereng Gunung Lawu, Kecamatan Palosan, Kabupaten Magelang, Jawa Timur yang berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan.
Banyak cara untuk bisa menikmati indahnya Telaga Sarangan, selain bisa berkuda keliling area telaga juga bisa menggunakan speed boat. Banyak warga sekitar yang sekedar ingin refreshing disini bahkan juga ada turis-turis domestic hingga manca lho… waoooow…. wisata Indonesia mulai banyak dilirik sama turis asing ya guys.
Di pinggiran Telaga juga banyak toko-toko souvenir seperti baju dan kerajinan tangan lainya… pokoknya komplit deh.
Setelah puas menikmati indahnya Telaga Sarangan perjalananpun berlanjut…..
meskipun mendung dan gerimis rintik-rintik kita tidak boleh kalah… itu semua bagian dari tantangan perjalanan kita !.
Perjalanan mulai melewati tanjakan dan hutan-hutan khas area pegunungan…. yak inilah jalur Cemoro Sewu yang mistis tapi viewnya sebenarnya bagus bangeet…. sayang kabut menutupi keindahanya.

p_20160305_131053

beginilah jadinya… Seperti memasuki dunia lain, kabut tebal…. dingin menusuk tulang…..

 

Bagaimana tidak berasa mistis auranya… karena di jalan inilah kaki Gunung Lawu berada….

tapi…. gak usah dibahas lah yaa kemistisan-mistisanya diluar itu jalan Cemoro Sewu ini luaaarrr biasaaa indah dan sangat menantang untuk dijelajahi…. trust me ! 😉

WELCOME TO TAWANGMANGU RESORT

fb_img_1457290120310

Just arrived… don’t forget to smile 🙂

Di tempat inilah diadakanya acara yang sangat… sangat…. menarik yaitu “Travel Documentation Workshop” yang diadakan oleh Ridetography.
Ane & si doi sangat antusias untuk mengikuti acara ini, walaupun sempet diguyur hujan sepanjang sore hingga malam tak menyurutkan niat para peserta yang kebanyakan datang dari luar daerah lho….
Ada yang dari Surabaya, Kediri, Temanggung, Jogja, dan pastinya dari Bali *senyum-senyum sendiri* 😀
Malam itu adalah acara inti dari workshop ini, Pak De Riza Amrullah adalah Travel photography senior yang karya-karyanya tidak diragukan lagi sebagai pembicaranya…
Beliau banyak memberikan tips-tips dan tehnik-tehnik pengambilan foto yang baik khususnya ketika berbikepacking. Selain itu ada juga puisi-puisi yang menyentuh serta expresi yang menggilitik dari salah satu sesepuh juga… tapi maaf lupa siapa namanya hehehehe
Pokoknya acara ini seru banget… selain dapat ilmu juga dapat teman baru…
Semoga tahun depan bisa diadakan acara sekeren ini lagi yaa 🙂

fb_img_1457291172846

Suasana camp ground di malam hari (ridetography.doc)

 

fb_img_1457349772629

candid (by : om Fajar)

 

p_20160306_071233

Morning Tawangmangu 🙂

and finally… we have to say good bye….
Thank you teman-teman Ridetography semoga tahun depan bisa ketemu lagi :’)

  • Day III : Tawangmangu – Jogjakarta

Perjalanan ini kami awali dengan doa pastinya, dengan ketidaknyenyakan tidur semalam karena udara dingin yang membuat kita gusar dan susah memejamkan mata, dibumbui dengan suasana mistis kaki gunung lawu serta beberapa cerita horor dari teman-teman yang memang bisa merasakan kehadiran “mereka”.
Hanya semangatlah yang membuat roda motor ini terus berpacu dengan jalanan yang licin karena guyuran hujan semalam, dan panas terik, dan secara tiba-tiba hujan deras di area kebun teh Karanganyar. Tapi syukurlah… kita sempat berfoto ketika hujan belum turun walau agak sedikit mendung.

Hijau, sejuk, segar..... Aaaak gak mau pulaaaang

Hijau, sejuk, segar….. Aaaak betaaaah

 

p_20160306_114835

Kayak bukit Teletubbies yak… inilah Kebun Teh Karanganyar Jateng

Wisata Kebun Teh Kemuning berada di Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah atau sekitar 10 kilometer timur laut dari jalur utama Solo- Tawangmangu. Perkebunan teh ini merupakan salah satu tujuan wisata di Jawa Tengah yang berada di kabupaten karanganyar. Pesona alam pegunungannya masih asri, Udara sejuk dengan suhu rata-rata 21,5 derajat celcius. Lokasi tepat perkebunan ini ada di 11,10-11,250 BT dan 7,40-7,60 LS. Ketinggian tempatnya bervariasi antara 800 hingga 1.540 meter di atas permukaan laut dengen kelembaban berkisar 60 – 80 persen dengan penyinaran matahari hanya 40 – 55 persen.
Menikmati indahnya kebun teh ini bakalan lebih komplit rasanya kalau sambil meneyeruput teh panas yang fresh dan mantap khas Karanganyar ;).
Wisata Kebun Teh Kemuning berada di antara Candi Sukuh dan Candi Cetho. Candi Palanggatan dan Menggung.
Sebenarnanya pengen mengunjungi juga Candi Sukuh yang terkenal di Karanganyar, yaitu Candi yang mirip banget sama punya suku Maya di Meksiko sana….
Tapi karena guyuran hujan jadilah kita meneruskan perjalanan saja… suatu hari nanti ane & si doi pasti bisa kesana :).

Candi Sukuh & http://travelingyuk.com/Candi Sukuh & Chichen Itza http://travelingyuk.com/

 “Difficult roads often leads you to beautiful destinations”
– One Horizon – (Pak De Riza Amrullah)