Akhir Pekan di Savana Sadengan – Alas Purwo

Kemana biasanya agan-agan menghabiskan akhir pekan?
Pantai, pegunungan, air terjun, taman, mungkin menjadi alternatif pilihan sebagian orang untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga, teman atau bahkan pasangan.
Nah, jika agan ingin mencari suatu tempat yang gak kalah sejuk dan relatif murah bisa dicoba nih ke padang savana yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur yaitu Savana Sadengan.

Well, perjalanan kali ini cukup menantang. Bukan karena Alas Purwo yang terkenal mistis, tapi karena lokasinya yang sangat tersembunyi dan pemandanganya yang waaaar biasaaah…..!!!!

Lokasi & Akses Jalan
Savana Sadengan ini terletak di Taman Nasional Alas Purwo, yaitu di Purworejo, Kalipait, Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Yaitu sekitar 69,4 km dari pelabuhan Ketapang kira-kira 2 jam dengan menggunakan motor.
Kami bersama dengan teman-teman Bali Max Owners memulai perjalanan ini dalam acara SUNMORI (Sunday Morning Ride) dimulai pada jam 5 pagi dari Denpasar.
Perjalanan hari itu di dukung dengan cuaca yang cerah & jalanan yang ramai lancar, meskipun padat dan agak mengantre ketika memasuki pelabuhan Gilimanuk dan saat naik kapal.


Ketika mulai memasuki desa dan persawahan, jalanan mulai berlubang dan kondisi rusak. Kami juga melewati beberapa hutan mati dan persawahan dan perkebunan warga. Bagi yang hobi photography, jalanan hutan mati ini akan sangat instagramable karena terdapat beberapa hutan jati yang kering dan daunnya meranggas.
Bau hutan hujan tropis yang segarpun mulai tercium, dan ketika mulai memasuki palang pintu pos pengamanan di Alas Purwo dikenakan tiket masuk sekitar Rp. 15.000/orang.

Dari Pos ini, perjalanan masih berlanjut sekitar 15 menit menuju Savana Sadengan. Jalan masuknya terletak sebelum Pantai Plengkung ikuti saja petunjuk arahnya yang pastinya meninggalkan jalanan beraspal dan  harus melalui jalan yang rusak dan berbatu yang mengingatkan akses jalan menuju Savana Bekol di Baluran :)).

Hutan Mati

Palang Pos Pengamanan

Welcome to the jungle

New Zealand in Java
Savana Sadengan ini terletak tersembunyi dalam rimbunnya hutan di Taman Nasional Alas Purwo.
Sebagian orang banyak juga yang menyebut Savana ini dengan “Afrika lain di Jawa Timur”.
Yups, karena sebutan the little of Africa of Java yang paling terkenal adalah Savana Bekol di Taman Nasional Baluran.
Tapi kalau ane sendiri lebih suka menyebutnya dengan “New Zealand in Java” karena padang savana yang ada disini sangat hijau, seger banget terlihat seperti peternakan yang ada di New Zealand, yaaah walaupun belum pernah kesana sih hehe :))

Padang rumput Sadengan merupakan padang rumput semi alami karena proses terbentuknya berlangsug sebagai akibat dari kerusakan hutan yang kemudian secara alami muncul hamparan rumput yang luas.
Ada banyak binatang liar yang bisa disaksikan di sini mulai dari kumpulan banteng, rusa, kijang, babi hutan, hingga macan tutul. Ada waktu-waktu tertentu untuk melihat kawanan satwa ini, jadi perhatikan baik-baik ya.

Untuk bisa menikmati pemandangan banteng jawa yang sedang merumput maka sebaiknya berangkat pagi atau jelang sore. Karena kawanan hewan dengan tanduk berbentuk huruf U tersebut biasanya muncul pada pukul 06.00 WIB – 09.00 WIB atau pukul 15.30 WIB – 17.00WIB.
Sayangnya rombongan kita waktu itu sampai sekitar jam 13.00 WIB jadi hanya bisa melihat sapi-sapi saja :(.

Agar pengamatan satwa-satwa ini semakin leluasa, sebaiknya agan menggunakan lensa binokular untuk mendapatkan pemandangan yang lebih jelas.
Selain itu pihak pengelola juga menyediakan pos pemantauan satwa yang berupa gubuk berlantai tiga. Dari atas ketinggian, pengamatan terhadap beragam satwa yang ada di padang rumput Sadengan semakin leluasa.
Oh, ya di savana ini dilengkapi dengan pagar-pagar pembatas, tidak seperti di Baluran yang satwanya dibiarkan bebas. Jadi tetap aman deh.

Pos pantau

Untuk agan yang ingin meneliti para satwa yang ada di Sadengan, ada penginapan khusus yang disediakan dan berlokasi di belakang pos pantau. Apalagi padang rumput Sadengan juga dibagi dalam beberapa blok yang semakin memudahkan untuk akses penelitian.
Blok-blok ini terdiri dari Blok A dengan nomor 1-3 dan Blok B dengan penomoran yang sama. Masing-masing blok memiliki luas yang berbeda dan mendapat perlakuan yang berbeda dan bergantung pada masing-masing kebutuhan kawasan.

Jadi mulai sekarang gak perlu jauh-jauh ke Afrika untuk menikmati beragam satwa liar di alam yang liar pula, langsung saja gass ke Banyuwangi dan melihat mereka di Savana Sadengan.




Advertisements