Taman Nasional Baluran “Complete Your Adventure”

Kalau pengen lihat hutan dan hamparan padang savana yang luas dengan satwa-satwa yang masih hidup liar gak perlu jauh-jauh ke Afrika sob, ternyata di Indonesia juga ada yang kayak begituan…. Maka dari itu kita berdua tertarik untuk mengunjunginya juga, syukur-syukur bisa ikut melestarikanya :).

Masih dalam rangkaian touring honeymoon kita ke 3 tempat, yaitu Batu-Bromo-Baluran. Setelah menyelesaikan touring ke 2 tempat sebelumnya, kali ini kita akan melanjutkan ke tempat adventure terakhir yaitu “Baluran”. Wooohaaaa…. jadi gak sabar pengen cepet nyampek sana…. !!!

Perjalanan kita mulai dari Bromo langsung menuju ke Situbondo dulu yang membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Ketika dalam perjalanan menuruni jalan raya Bromo kita disuguhkan oleh indahnya pegunungan yang banyak ditanami sayur-sayuran yang rata-rata menjadi sumber penghasilan mayoritas penduduk disini. Udara sejuk tak hanya memenuhi paru-paru kita tetapi juga hati kita :). Rasanya tuh gak pengen meninggalkan tempat ini, tapi perjalanan harus kita lanjutkan untuk menjelajahi alam ciptaan Tuhan lainya.

Sampailah kita di SPBU Utama Raya untuk mengisi BBM dan sekedar beristirahat untuk makan siang, namun karena tergoda oleh pesona Hotel di SPBU ini akhirnya kita memutuskan untuk menginap disini selain itu karena pertimbangan tempat penginapan disekitar Baluran yang kita belum mengetahuinya.

IMG-20141209-00794

IMG_7238

Kamar yang bersih dan rapi

Seperti yang kita duga, bersih dan rapi serta view pantai di seberang jendela dan ada balkon kecil, namun sayang kita gak sempat motoin. Waaaah bakalan bisa istirahat dengan nyaman ne kalo kayak gini :).

Morning Situbondo… 🙂

Mari breakfast dulu kemudian lanjut perjalanan ke Taman Nasional Baluran yang sudah kita impi-impikan… Bismillah semoga hari ini cerah ((doaku dalam hati)). Let’s go…. 97 km lagi…. !!!

Cuaca pada waktu itu cukup panas, tapi sebentar-sebentar mendung. Waaaaah… cuaca yang sangat plin plan, tapi kita tetap semangat untuk melanjutkan perjalanan tanpa kenal lelah.

Finally…. Welcome to Taman Nasional Baluran….!!!

IMG-20141209-00795Ketika sampai di Baluran kita langsung menuju ke Pos Taman Nasional untuk membayar tiket dan menanyakan informasi seputar Baluran ini. Ternyata biaya untuk masuk lokasi ini tidaklah mahal : Rp. 2.500 untuk wisatawan domestik dan Rp. 20.000 untuk wisatawan asing dan Rp. 6.000 untuk kendaraan. Menurut informasi Taman Nasional seluas hampir 25 ribu hektar ini merupakan miniatur dari segala jenis vegetasi Indonesia. Baluran memiliki hutan musim, hutan evergreen, mangrove, savana, pantai, dan gunung, . Waooowww…. komplit sekali bukan.

Access Road

DSC04921

Access Road

Kondisi jalan dari pintu masuk sampai Savana Bekol memang rusak parah, tapi ada manfaat lain dari fasilitas jalan yang tak baik ini, bahwa pengunjung tidak bisa mengebut berkendara, sehingga terhindar dari resiko menabrak hewan-hewan liar yang bisa saja tiba-tiba melintas, selain itu juga dikhawatirkan aksesoris motormu lepas apalagi yang full box sangat berasa sekali kedahsyatan jalanya. Jika saja jalan mulus kemungkinan menambah jumlah pengunjung taman nasional.

DSC04914

Berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan

DSC04924

Jalan rusak parah

DSC04923

Disarankan menggunakan mobil seperti ini atau motor cross jika ke Baluran

DSC04919DSC04934Sepanjang perjalanan melalui hutan musim dan evergreen, kita bisa menemukan kupu-kupu warna-warni yang berkumpul di atas kubangan-kubangan air. Saat musim hujan di mana banyak kubangan air, kupu-kupu juga semakin banyak ditemukan. Ayam-ayam hutan pun banyak melintas di tepi jalan. Disini juga bisa ditemukan burung merak yang terkenal dengan keindahan bulunya, serta burung-burung aneka warna yang berseliweran sambil berkicau memecah kesunyian hutan. Namun kita sedikit kesulitan mengabadikannya karena selain terhalang oleh pepohonan, para hewan-hewan cantik tersebut masih belum terbiasa terhadap keberadaan manusia. Dan Jika beruntung, saat memasuki hutan evergreen mungkin bisa bertemu dengan macan tutul karena di sinilah habitat hewan karnivora ini hidup (hiii… sereem). Pemandangan selama perjalan sangat membuat kami terpesona :).

Hutan Musim dan Evergreen

DSC04920

Hutan Musim

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Hutan Evergreen

Hutan musim akan tampak hijau di musim hujan dan akan terlihat kering menguning di musim kemarau, sementara hutan evergreen akan selalu hijau, baik musim hujan atau kemarau. Kedua jenis hutan ini akan silih berganti menemani perjalanan kami menyusuri Baluran. Dari pintu masuk, kita akan disambut hutan musim, kemudian hutan evergreen, lalu berjumpa lagi dengan hutan musim, baru kemudian memasuki Savana Bekol.

Gunung Baluran

DSC04926 Gunung setinggi 1.247 meter ini berdiri dengan megahnya di tengah-tengah taman nasional. Gunung Baluran merupakan gunung yang sudah tidak aktif, tapi belum diketahui betul kapan terakhir kali meletus. Menurut informasi yang ane baca Gunung Baluran ni akan tampak sama bentuknya jika dilihat dari sisi utara maupun selatan. Simetris!

Savana Bekol

???????????????????????????????

Ini bukan di taman safari/kebun binatang, tapi ini benar-benar di hutan

DSC04938DSC0494810858020_4960579710474_597013282677722851_n10847824_677467729034353_4698885624203660854_n

Banyak yang bilang Savana Bekol adalah “The Little Africa in Java.” Cukup beralasan, karena begitu ane & si doi sendiri memasuki kawasan savana ini, langsung tercium dan terasa sekali aroma Afrika, meski kami pun belum pernah menginjakkan kaki di Benua Hitam. Padang rumput yang luas sedang menguning dengan beberapa pohon tersebar di pinggir dan di dalamnya. Kumpulan rusa berlari-lari di tengah savana dan monyet-monyet yang bermain berlarian bersama koloninya sungguh menggambarkan kegembiraan mereka hidup bebas di alam liar. Waooowww…. rasanya masih belum percaya kalo kita benar-benar berada di dalam hutan liar.

Pantai Bama

DSC04962DSC04965DSC04970

DSC04967

Ada fasilitas outbond & penginapan di depan Pantai Bama

DSC04968

Ada yang lagi ngambek gara-gara kehauasan ne yeee…. hehe

Pantai Bama merupakan ujung dari jalan akses yang membelah Baluran. Berjarak 3 kilometer dari Savana Bekol. Memasuki Pantai Bama, kita akan disambut dengan pohon ketapang dan kesambi besar-besar yang rindang dengan puluhan monyet ekor panjang yang bergelantungan. Tapi jangan harap akan mendengar suara ombak. Kita sendiri heran melihat laut Bama yang begitu tenang, nyaris tanpa ombak. Pantainya berpasir putih dan garisnya tidak begitu panjang, selebihnya dikelilingi oleh hutan mangrove. Sampai sejauh lebih dari 1 kilometer, kedalaman pantai ini hanya selutut orang dewasa, sehingga aman untuk aktivitas air bagi yang tak pandai berenang. Tanda batas laut dalam adalah warna biru tua. Pantai ini memang benar-benar tersembunyi dan masih sangat alami, hal itu terbukti dari situasi yang benar-benar sepi disini. So, bagi yang menyukai keheningan dan membenci keramaian pantai ini mungkin akan sangat cocok.

Penginapan

Eh, iya selain terdapat penginapan di Pantai Bama , terdapat pula wisma-wisma di posko dekat savana bekol. Namun, perlu sangat waspada jika menginap disini. Karena lokasinya ditengah hutan dan masih banyak hidup satwa liar serta kondisi yang sangat sepi. So, jangan kaget jika kedatangan seekor/segerombolan satwa yang bertamu malam- malam ya…

Ok… it’s time to go back….
Yippyy….. it’s very amazing and great adventure ever….  🙂
Uda gak sabar ingin menceritakan dan menuangkan semua pengalaman seru ini kedalam blog kita :).

Bye Baluran….. Thanks for complete our adventure,
semoga kita selalu bisa menjaga dan melestarikan hutan-hutan yang ada di Indonesia tempat para satwa tinggal, paru-paru dunia, dan surga yang tersembunyi di tengah belantara.

“Bumi yang tiada rimba, seumpama hamba, dia dicemar manusia yang jahil ketawa.
Bumi yang tiada udara, bagai tiada nyawa, pasti hilang suatu hari tanpa disadari.Bumi tanpa lautan, akan kehausan, pasti lambat laun hilang.
Duniaku yang malang” – Hijau-Zainal Abidin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s